Lompat ke konten

User Manager Mikrotik: Fungsi, Batasan, dan Alternatifnya

User Manager adalah RADIUS server buatan Mikrotik. Kenali fungsinya, cara mengaktifkannya, batasannya, dan kapan layanan terkelola lebih cocok.

Tim PerwiraMedia 8 November 2026 2 menit baca
User Manager Mikrotik: Fungsi, Batasan, dan Alternatifnya

User Manager adalah RADIUS server buatan Mikrotik yang berjalan di RouterOS. Fitur ini cocok kalau Anda ingin menyimpan pengguna hotspot dan PPPoE di satu tempat tanpa menyewa server lain. Artikel ini menjelaskan fungsinya, cara mengaktifkannya, batasannya, dan kapan pilihan lain lebih cocok.

Apa itu User Manager Mikrotik?

User Manager adalah paket tambahan di RouterOS yang berfungsi sebagai RADIUS server. Sederhananya, router yang menjalankan User Manager menjadi tempat menyimpan daftar pengguna, dan router lain bisa bertanya ke sana.

Kalau istilah RADIUS masih asing, baca dulu apa itu RADIUS server.

Apa saja fungsi User Manager?

Fungsi utama User Manager adalah memeriksa login pengguna dari satu tempat. Menurut dokumentasi Mikrotik, layanan yang bisa memakainya antara lain:

  • Hotspot, untuk login voucher atau akun.
  • PPP, termasuk pelanggan PPPoE.
  • Wireless dan Dot1x, untuk login di jaringan WiFi atau kabel.
  • DHCP dan IPsec.

Bagaimana cara mulai memakai User Manager?

Di RouterOS v7, User Manager adalah paket terpisah, jadi pasang dulu paketnya di router. Setelah itu, garis besarnya seperti ini:

  1. Aktifkan User Manager di router.
  2. Daftarkan router yang boleh bertanya ke User Manager.
  3. Arahkan hotspot dan PPPoE supaya memakai RADIUS.
  4. Buat profil dan pengguna, lalu coba login dari satu perangkat.

Perintah lengkapnya bisa berbeda antarversi RouterOS, jadi ikuti dokumentasi resmi User Manager.

Apa batasan User Manager?

Batasan yang perlu diperhatikan ada pada lisensi dan pada router yang menjalankannya.

  • Lisensi membatasi sesi. Level lisensi RouterOS menentukan jumlah sesi aktif, jadi cek sebelum jaringan Anda membesar.
  • Bergantung pada satu router. Kalau router itu mati, login baru di router lain ikut gagal.
  • Backup jadi tugas Anda. Data pengguna perlu dicadangkan secara rutin.
  • Router lain harus bisa menjangkaunya. Router di lokasi lain butuh jalur ke router server.

User Manager atau layanan RADIUS terkelola?

User Manager cocok untuk jaringan kecil yang ingin mengatur semuanya sendiri. Layanan terkelola cocok kalau Anda tidak mau mengurus servernya.

HalUser ManagerLayanan terkelola
Tempat berjalanRouter AndaServer penyedia
BiayaSesuai lisensi routerLangganan bulanan
Backup dan perawatanAnda urus sendiriDiurus penyedia
Router di banyak lokasiPerlu jalur ke router serverRouter cukup terhubung ke internet
Voucher dan laporanDiatur di User ManagerTergantung layanan

Perwira Radius adalah layanan RADIUS terkelola dari PerwiraMedia, saat ini masih tahap beta. Perwira Radius tidak memakai User Manager: RADIUS server-nya dibangun sendiri dari nol oleh tim kami dan berjalan di server kami. Router dengan IP yang berubah-ubah tetap bisa dipakai.

Sebelum memakai RADIUS, siapkan juga rencana cadangan di kalau RADIUS server mati.

Langkah berikutnya

Kalau router Anda satu atau dua dan Anda suka mengatur sendiri, coba User Manager dulu. Kalau router tersebar di banyak lokasi, pertimbangkan layanan terkelola.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah User Manager tersedia di semua router Mikrotik?

Dokumentasi Mikrotik menyebut paket ini tersedia di semua arsitektur kecuali SMIPS. Cek jenis router Anda sebelum memasangnya.

Apakah User Manager bisa dipakai untuk banyak router?

Bisa, selama router lain punya jalur untuk menjangkau router yang menjalankan User Manager.

Apa bedanya User Manager dan Mikhmon?

User Manager adalah RADIUS server yang menyimpan pengguna. Mikhmon adalah aplikasi untuk mengelola hotspot yang datanya ada di router.

Bagikan:

RADIUS tanpa urus server

Perwira Radius kami yang jalankan dan rawat. Saat ini masih tahap beta.

Hubungi kami lewat WhatsApp