Hotspot dan PPPoE adalah dua cara umum untuk melayani pelanggan di jaringan Mikrotik. Hotspot cocok untuk voucher dan pengguna sementara, sedangkan PPPoE cocok untuk langganan bulanan. Artikel ini menjelaskan bedanya dengan sederhana, supaya Anda tahu mana yang pas.
Apa itu hotspot dan PPPoE?
Hotspot meminta pengguna login lewat halaman di browser. Pengguna memasukkan kode voucher, lalu internet terbuka.
PPPoE menyimpan akun di perangkat pelanggan, biasanya di modem atau router rumah. Setelah dipasang, internet tersambung sendiri tanpa perlu login setiap hari.
Apa bedanya hotspot dan PPPoE?
Perbedaan terbesarnya ada pada cara pengguna tersambung dan cara Anda menagih.
| Hal | Hotspot | PPPoE |
|---|---|---|
| Cara login | Halaman login di browser | Otomatis dari modem atau router |
| Cocok untuk | Kafe, kos, tamu, pembeli voucher | Rumah pelanggan bulanan |
| Cara bayar | Beli voucher | Tagihan bulanan |
| Perangkat di pelanggan | Tidak perlu tambahan | Modem atau router |
| Pengelolaan | Aplikasi voucher | Aplikasi billing |
Kapan sebaiknya memakai hotspot?
Pakai hotspot kalau pembeli Anda datang dan pergi, atau tidak mau terikat langganan. Modelnya sederhana: jual voucher, pembeli langsung pakai.
- Kafe dan warung yang menjual internet per jam.
- Kos dan kontrakan dengan penghuni yang sering berganti.
- Area umum dengan banyak pengguna sementara.
Untuk memulai, ikuti cara setting hotspot Mikrotik.
Kapan sebaiknya memakai PPPoE?
Pakai PPPoE kalau pelanggan Anda tetap dan membayar setiap bulan. Pelanggan tidak perlu login lagi, jadi pengalamannya mirip internet rumah biasa.
- RT RW Net dengan pelanggan rumahan.
- ISP lokal yang menagih bulanan.
- Pelanggan usaha yang butuh koneksi selalu tersambung.
Kalau pelanggannya mulai banyak, baca cara memilih aplikasi billing.
Bolehkah memakai keduanya sekaligus?
Boleh. Satu router Mikrotik bisa melayani hotspot dan PPPoE bersamaan. Banyak RT RW Net memakai PPPoE untuk pelanggan rumah dan hotspot untuk penjualan voucher.
Keduanya bisa dikelola lewat Mikhmon Online. Kalau router sudah banyak, RADIUS server membuat semua pengguna tersimpan di satu tempat.
Langkah berikutnya
Lihat siapa pelanggan Anda. Kalau kebanyakan pengguna sementara, mulai dari hotspot. Kalau kebanyakan rumah tetap, mulai dari PPPoE.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Mana yang lebih mudah dipasang?
Hotspot lebih cepat dimulai karena pengguna tidak butuh pengaturan di perangkatnya.
Apakah pelanggan PPPoE harus login setiap hari?
Tidak. Akun tersimpan di modem atau router, jadi tersambung sendiri.
Bisakah pelanggan pindah dari hotspot ke PPPoE?
Bisa, dengan membuat akun PPPoE dan mengatur perangkat di rumah pelanggan.